Kolektor Gali Benda Bersejarah di Internet!

October 28, 2008

http://www2.kompas.com/teknologi/news/0302/19/002042.htm

Indianapolis, Rabu

Lupakan ruang penyimpanan museum yang gelap, pengap, dan berdebu maupun lorong-lorong piramid atau situs peninggalan jaman dahulu yang dijelajahi Dr Jones dalam film Indiana Jones saat mencari barang-barang kuno. Indiana Jones jaman sekarang mulai mencari koleksi benda seni atau bersejarah tidak dengan menggali puri-puri atau makam kuno tapi menggalinya di Internet. Mereka menjadi arkeolog digital.

Banyak benda seni dan bersejarah justru ditemukan di situs-situs lelang Internet. Seorang kurator dari Indiana Historical Society misalnya menemukan surat cinta yang ditulis hampir seabad lalu oleh seorang petani kepada kekasihnya. Ia juga menemukan foto-foto tawanan perang saudara di sebuah kamp di Indianapolis.

“Hal yang membuat saya kagum adalah bahwa hanya dengan cara ini saya bisa memperoleh barang-barang itu,” ujar Bruce Johnson, kurator Indiana Historical Society (http://www.indianahistory.org) itu.

Seperti diketahui, Internet adalah gudang yang menyimpan segala macam benda. Museum dan badan-badan sejarah menyadari hal itu dan mulai memantau situs-situs yang menawarkan barang antik atau situs-situs lelang. Mulai dari botol bir kuno hingga kotak permainan jaman dulu menjadi barang yang menghiasi situs-situs tersebut.

Lewat situs seperti eBay.com, misalnya, seorang kolektor mendapatkan album yang berisi 121 foto yang diambil selama pembangunan kota industri Gary, timur Chicago yang akhirnya menjadi kota penting industri baja. Sementara itu National Museum of American History memperoleh dokumen-dokumen dan perangko-perangko semasa perang dunia.

Kisah sukses lain adalah ditemukannya brosur ski oleh Vermont Historical Society, yang dicetak saat industri tersebut mulai dikenal. Sementara seorang kurator di Nebraska Historical Society, Lincoln, mendapatkan papan-papan iklan yang dibuat tahun 1900. Mereka juga memperoleh barang-barang dari Cina dengan pola yang kemudian dipakai pada selimut-selimut Nebraska.

Selanjutnya, Judy Endelman, direktur historical resources di Henry Ford Museum (http://www.hfmgv.org), Dearborn, Michigan, berhasil membeli dari sebuah situs lelang, botol penisilin dari masa Perang Dunia II, saat dimana obat tersebut pertama kali tersedia bagi kalangan umum.

Kolektor lain mendapatkan sebungkus rokok Camel, masih dalam bungkus kertas kaca-nya, yang dibuat sebelum pemerintah AS mengeluarkan perintah agar setiap kemasan rokok diberi peringatan kesehatan.

“Banyak orang di dunia menyimpan barang yang Anda inginkan,” ujar Endelman. “Anda hanya harus tahu bagaimana cara mendapatkannya. Dan Internet menjadi salah satu situs penggalian yang paling ampuh untuk masalah ini.” (AP/wsn)